Wednesday, March 28, 2012

Fungsi dan Manfaat Padang Lamun

Ekosistem lamun merupakan salah satu ekosistem di laut dangkal yang paling produktif (Azkab, 1988). Ekosistem lamun juga mempunyai peranan penting dalam menunjang kehidupan dan perkembangan jasad hidup di laut dangkal, diantaranya adalah :
1.    Sebagai Produsen Primer
Tingkat produktivitas primer lamun sangatlah tinggi bila dibandingkan dengan ekosistem lainnya yang ada di laut dangkal sepertiekosistem terumbu karang (Thayer et al, 1975).
2.    Sebagai Habitat Biota
Berbagai hewan dan tumbuh-tumbuhan seperti alga hidup di tempat yang menurut mereka memberikan perlindungan dan dapat dijadikan tempat menempel seperti lamun. Disamping itu, padang lamun atau biasa disebut seagrass beds dapat juga sebagai daerah asuhan, padang pengenbalaan dan makan dari berbagai jenis ikan herbivore dan coral fish) (Kikuchi & Peres, 1977).
3.    Sebagai Penangkap Sedimen
Daun lamun yang lebat akan memperlambat air yang disebabkan oleh arus dan ombak, sehingga perairan di sekitarnya menjadi tenang. Rimpang dan akar padang lamun juga dapat menahan dan mengikat sedimen, sehingga dapat menguatkan dan menstabilkan dasar permukaan. Jadi, padang lamun selain berfungsi sebagai penangkap sedimen juga dapat mencegah erosi (Gingsburg & Lowestan, 1958).
4.    Sebagai Pendaur Zat Hara
Padang lamun memang memegang peran penting dalam pendauran berbagai zat hara dan elemen-elemen yang langka di lingkungan laut khususnya zat-zat hara yang dibutuhkan oleh algae epifit. Ekosistem lamun perairan dangkal mempunyai fungsi antara lain (Philips & Menez, 1988):
-       Menstabilakan dan menahan sedimen-sedimen yang dibawa melalui tekanan yang satu ke tekanan yang lain dari arus dan gelombang.
-       Daun-daun padang lamun memperlambat dan mengurangi arus dan gelombang serta mengembangkan sedimentasi.
-       Memberikan perlindungan terhadap hewan-hewan muda dan dewasa yang berkunjung ke padang lamun.
-       Daun-daunnya sangat membantu organism-organisme epifit.
-       Mempunyai produktivitas dan pertumbuhan yang tinggi.
-       Memfiksasi karbon yang sebagian besar masuk ke dalam sistem daur rantai makanan. 
Lamun juga berperan sebagai komoditi yang sudah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat baik secara tradisional maupun secara modern (Philips & Menez, 1988). Secara tradisional lamun telah dimanfaatkan untuk:
-       Digunakan untuk kompos dan pupuk lainnya.
-       Cerutu.
-       Mainan anak-anak.
-       Dianyam menjadi keranjang.
-       Tumpukan untuk pematang.
-       Mengisi kasur.
-       Sebagai panganan.
-       Dibuat menjadi jarring ikan.
Pada zaman modern ini, lamun telah dimanfaatkan untuk:
-       Penyaring limbah
-       Stabilitator pantai
-       Bahan untuk pabrik kertas
-       Makanan
-       Obat-obatan
-       Sumber bahan kimia
Kadang padang lamun membentuk suatu komunitas yang merupakan habitat bagi berbagai jenis hewan laut. Komunitas lamun ini juga dapat memperlambat gerakan air, bahkan ada juga jenis lamun yang dapat dikonsumsi bagi penduduk sekitar pantai.
                Keberadaan ekosistem padang lamun masih belum banyak dikenal para masyarakat umum maupun akademisi, jika dibandingkan dengan ekosistem lain seperti terumbu karang dan mangrove. Meskipun diantara ekosistem-ekosistem tersebut di kawasan pesisir merupakan satu kesatuan sistem dalam menjalankan fungsi ekologisnya.


lihat interaksi lamun dan lingkungan sekitarnya di sini

Tuesday, March 20, 2012

Lapisan Kolom Air

LAPISAN THERMOCLINE adalah lapisan yang membagi dua massa air di perairan, lapisan ini menjadi pembatas antara air permukaan (yang masih tercampur-campur dan suhunya sama karena pengaruh angin atau yang biasa disebut mixed layer) dengan lapisan yang berada di bawahnya (yang sudah tidak tercampuraduk karena pengaruh angin). Lapisan ini memiliki perbedaan suhu yang sangat berbeda dengan lapisan atas dan juga bawahnya.

Gambar 1. Lapisan Kolom Air
Sumber : http://www.divediscover.whoi.edu/

Pada lintang rendah, lapisan ini sangat tipis pada akhir musim panas ketika angin-angin melemah dan cahaya matahari memanaskan permukaan lapisan. Pada waktu yang sama, pemanasan yang sangat kuat dan angin yang sangat lemah membuat kedalaman lapisan ini hanya beberapa meter saja. Sedangkan pada musim gugur, badai pertama pada musim tersebut mencampur panas ke dalam lautan dan membuat lapisan tersebut menjadi lebih dalam dari sebelumnya (saat musim dingin). Saat musim semi melemah, cahaya matahari meningkat dan membentuk lapisan campuran yang baru.
Pada lapisan ini, temperatur air menurun dengan cepat terhadap kedalaman kecuali pada lintang tinggi. Jarak kedalaman dimana suku dari pengubah gradien dari temperatur adalah besar yang disebut dengan termoklin. Karena densitas berhubungan dekat dengan temperatur, termoklin juga cenderung menjadi lapisan dimana gradien dari densitas adalah yang terbesar, yang disebut dengan piknoklin.


Lihat juga mengenai lapisan kolom air lainnya:
Mixed Layer - marinescienceida.blogspot.com
Lapisan Laut Secara Umum - syahrul-fatah.blogspot.com
Deep Layer - angga-julian.blogspot.com